Laporan Bybit x FXStreet FX: Mengapa yen menjadi favorit trader
Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Penafian: Harap diperhatikan bahwa Gold & FX Bybit telah berganti nama menjadi TradFi Bybit pada Juni 2025. TradFi Bybit didukung oleh Infra Capital (berlisensi FSC Mauritius).
Yen Jepang (JPY) adalah salah satu mata uang paling aktif dan volatil di pasar valuta asing (FX). Trader di seluruh dunia berfokus pada pasangan JPY seperti USD/JPY, EUR/JPY, dan AUD/JPY karena mereka menawarkan pergerakan harga yang kuat dan peluang yang sering.
Tidak seperti saham atau mata uang kripto yang biasanya berayun liar, sebagian besar pasangan FX relatif stabil. Itulah alasan mengapa pergerakan JPY menonjol. Misalnya, pada Juli 2024, rasio USD/JPY mencapai 162 — tingkat tertinggi sejak Desember 1986. Kemudian, turun menjadi 139 pada bulan September — penurunan 14% hanya dalam dua bulan.
Pada Januari 2025, USD/JPY naik kembali ke 158, dan kembali turun ke 139 pada April. Gerakan besar ini menunjukkan mengapa JPY adalah favorit bagi trader yang mencari momentum dan volatilitas.
Kesenjangan suku bunga: Pengemudi terpenting
Salah satu pendorong utama di balik pergerakan harga JPY adalah kesenjangan suku bunga antara Jepang dan ekonomi utama lainnya — terutama di AS.
Secara sederhana: mata uang dengan suku bunga yang lebih tinggi biasanya menarik lebih banyak modal. Ketika tarif AS naik dan tarif Jepang tetap rendah, investor memindahkan uang ke dalam dolar dan keluar dari yen. Hal ini mendorong USD/JPY lebih tinggi.
Namun ketika Jepang mulai menaikkan suku bunganya — atau AS mempertahankan suku bunga stabil atau memotongnya — maka kesenjangannya akan menyempit. Kemudian, investor beralih kembali ke yen, mendorong USD/JPY ke bawah.
Saat ini, suku bunga AS adalah 4,5%, sedangkan suku bunga Jepang hanya 0,5%. Itu adalah celah yang besar. Namun, hal ini dapat segera berubah.
Juni adalah bulan yang penting:
Bank of Japan mengumumkan keputusan suku bunganya pada 17 Juni
Federal Reserve mengikuti keputusannya pada 18 Juni
Jika Jepang menaikkan suku bunga atau mengisyaratkan suku bunga yang lebih tinggi saat AS menahan atau memotong suku bunganya sendiri, harap ada tekanan ke bawah pada USD/JPY. Jika kedua tarif tidak berubah, fokus akan beralih ke nada pernyataan kebijakan dan panduan lanjutan.
Permintaan safe-haven: Peningkatan perang perdagangan
Selain suku bunga, yen juga dipandang sebagai mata uang safe-haven, serupa dengan emas.
Selama masa ketidakpastian global dan/atau risiko geopolitik, investor lebih suka memegang aset yang terlihat stabil dan kurang berisiko. JPY sesuai dengan peran ini. Hal ini terutama terjadi ketika ketegangan antara ekonomi besar, seperti perang perdagangan AS-Tiongkok yang sedang berlangsung.
Pada awal tahun 2025, setelah Presiden AS Trump kembali menjabat dan menghidupkan kembali ketegangan perdagangan, yen naik dengan kuat. Sejauh ini tahun ini, naik 7,6% dibandingkan dengan dolar AS.
Alasannya sederhana: trader dan investor merasa gugup tentang pertumbuhan global. Jika Trump mendorong lebih banyak tarif, atau jika pembicaraan perdagangan gagal, yen kemungkinan akan naik lebih jauh. Di sisi lain, jika kesepakatan perdagangan ditandatangani dengan Tiongkok, dolar dapat pulih dari yen.
Analisis Teknis: Level dan indikator untuk ditonton
Pengaturan teknis saat ini untuk USD/JPY menarik bagi trader.
Tingkat dukungan: Tingkat dukungan utama adalah 139, yang telah diuji tiga kali selama 18 bulan terakhir dan secara konsisten menarik minat pembelian.
Indikator CCI: Setiap kali level mencapai 139, Commodity Channel Index (CCI) turun menjadi sekitar −100 pada grafik harian, sinyal oversold klasik yang sering kali menandai dukungan.
Tingkat resistensi: Jika sentimen pasar menjadi positif, USD/JPY dapat mendorong kembali hingga 150, dan mungkin menguji 155 jika momentum berlanjut.
Singkatnya: 139 adalah lantai, dan 150–155 adalah langit-langit. Trader harus mengamati reaksi harga pada tingkat ini dengan cermat.
Acara penting selanjutnya: Nilai keputusan dan tajuk utama perdagangan
Dua jenis acara utama akan membentuk perdagangan JPY dalam jangka pendek:
Keputusan suku bunga
Perkembangan perang perdagangan
Kesimpulan: Volatilitas, strategi, dan prospek JPY
Yen Jepang menawarkan salah satu pengaturan perdagangan yang paling menarik di pasar FX. Volatilitasnya yang kuat, sensitivitas terhadap berita global, dan tingkat teknis yang jelas menjadikannya pilihan utama untuk strategi jangka pendek dan menengah.
Kunci untuk berdagang JPY berhasil terletak pada melihat kesenjangan suku bunga dan memantau tajuk utama perang perdagangan. Juni 2025 akan menjadi bulan yang sangat penting, dengan pertemuan bank sentral berturut-turut di Jepang dan AS.
Pada saat yang sama, grafik teknis menunjukkan dukungan yang kuat pada level 139, didukung oleh sinyal CCI yang jelas. Sisi positifnya, resistensi berada di 150 dan 155 — level yang dapat dimainkan jika pasar berubah lebih optimis.
Trader juga harus mengingat bahwa jika kesepakatan perdagangan ditandatangani antara AS dan Tiongkok, dolar dapat menguat, sehingga mengurangi tekanan pada USD/JPY.
Hingga saat itu, yen Jepang tetap menjadi salah satu mata uang terbaik bagi trader aktif yang mencari momentum, peluang, dan relevansi global.
Dapatkan informasi harian terkait dunia kripto dan perdagangan
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto